Nonton Bareng Summer Days with Coo di Nihon Club SMAN 7 Bekasi

Jepang memiliki banyak budaya dan mitologi yang beragam. Dari sekian banyak budaya dan mitologi yang ada disana, beberapa diantaranya telah diceritakan kembali atau diremake kedalam film. Film-film Jepang yang sudah terkenal sukses dalam merebut hati penonton di Indonesia biasanya bergenre anime, diantaranya DoraemonNaruto, Dragon Ball, dll.

Pada bulan September lalu, anggota Nihon Club SMAN 7 Bekasi berkesempatan untuk nonton bareng (nobar) anime movie Summer Days with Coo karya  Keichi Hara di salah satu kelas di SMAN 7 Bekasi. Pada minggu sebelumnya, sebenarnya kami belum menentukan anime apa yang cocok untuk ditonton bersama-bersama. Awalnya, kami memutuskan untuk menonton anime movie karya Studio Ghibli. Namun, kami putuskan untuk menonton Summer Days With Coo karena anime ini lebih banyak mengambil sudut pandang mengenai kehidupan di Jepang masa kini yang diperankan oleh pemeran utama yaitu sesosok makhluk mitologi kuno jepang yang bernama Kappa.

Kappa adalah makhluk mitologi Jepang dengan ciri-ciri fisik yang hampir menyerupai kodok dan memiliki paruh seperti bebek (?). Dalam anime movie summer days with coo, Kappanya digambarkan sebagai makhluk imut (kawai) dengan postur tubuh pendek, mata yang berbinar-binar dan tidak ada kesan menyeramkan sama sekali.

Anime movie summer days with coo sendiri menceritakan tentang sesosok kappa kecil yang membatu selama 200 tahun di daerah Tokyo. Fosil kappa itu lalu ditemukan oleh anak laki-laki bernama Kouichi Uehara. Dia menemukan kappa itu setelah tersandung batu di pinggir sungai. Batu itu lalu dibawa pulang oleh Kouichi dan dengan segera Kouichi mencuci batu itu. Ketika Kouichi merendam batunya, dia melihat ada empat kaki dan kepala muncul dari dalam batu. Kouichi belum mengetahui apakah jenis makhluk aneh itu sampai akhirnya dia bertanya pada ayahnya dan menemukan jawaban bahwa makhluk aneh itu adalah kappa. Kouichi lalu memberikan nama unik untuk si kappa hasil penemuannya ‘Coo’ karena dia selalu mengeluarkan bunyi ‘Coo coo’ dihadapan Kouichi.

Kouichi dan Coo selalu menghabiskan waktunya dengan bermain. Pada suatu ketika Kouichi dan ayahnya menantang Coo untuk bermain sumo. Tantangan sumo itu diterima oleh Coo karena ia senang bergulat sumo. Dibalik tubuhnya yang kecil, Coo memenangkan pertandingan sumo itu. Dia menjatuhkan Kouichi dan ayahnya dengan sekali bantingan. Bahkan adiknya Kouichi–Hitomi, nekat menantang Coo sampai-sampai badan Hitomi dibanting oleh Coo dan badannya mendarat di sofa rumah.

Sayangnya, Hitomi tidak terlalu suka dengan kehadiran kappa itu karena kappa itu terlihat nakal untuknya. Coo pernah memakan siput peliharaan Hitomi hingga murka dan akhirnya Hitomipun menangis.

Di malam hari, Coo memutuskan untuk pergi dari rumah Kouichi namun gagal. Ia tidak menemukan sungai tempat ayahnya dibunuh oleh samurai lantaran tempat disekitar sungai sudah banyak berubah. Kouichi menceritakan kepada Coo bahwa zaman masa kini sudah tidak ada lagi samurai dan zamannyanya sudah berubah. Kouichi melarang Coo untuk keluar dari rumah dan penjagaannya karena jika Coo melakukan hal itu, dia khawatir Coo akan membuat orang kaget dan bisa saja orang-orang memanfaatkan keanehan dan ketenaran Coo semata-mata untuk keuntungan mereka.

Apa yang dikhawatirkan Kouichi dan keluarganya ternyata menjadi kenyataan. Media-media di Jepang sudah mengetahui kabar bahwa Kouichi dan keluarganya menyimpan dan memelihara seekor kappa. Banyak reporter menunggu kemunculan Coo dari dalam rumah namun sayang, keluarga Kouichi tidak merespon keinginan media yang sudah menunggu berhari-hari di depan rumah mereka. Hingga pada akhirnya desakan itu muncul, Kouichi dan keluarganya memutuskan mengumumkan Coo kepada media. Coo sebagai seekor kappa yang dipertanyakan kebenaran dan keberadaannya, sampai membuat kaget orang-orang yang mengetahui kabar dirinya tersebut.

Kemunculan Coo tidak hanya menjadi berita yang hilang begitu saja. Coo diundang oleh stasiun televisi untuk mengikuti program talkshow. Dalam program talkshow itu, Coo bertemu dengan seorang professor yang membawa potongan tangan ayaahnya yang meninggal karena dibunuh oleh seorang samurai. Coo berfikir bahwa professor itu akan mengambil potongan tangan ayahnya untuk dijadikan bahan penelitian mengenai kemunculan dirinya dan kebenaran kappa. Belum sempat berbicara dengan professor itu, Coo menarik potongan tangan ayahnya dari genggaman tangan professor. Coo lalu pergi dan membuat orang-orang disekitar gedung studio panik. Kouichi mencari Coo dengan cepat dan dia menemukan Coo di puncak menara. Ketika disana, Coo tidak mau menghampiri Kouichi karena dia merasa bahwa manusia disekitarnya adalah makhluk jahat yang tidak punya perasaan terhadap dirinya.

Di akhir cerita, Coo memutuskan untuk pulang ke daerah Okinawa dimana ia dan temannya pernah tinggal disana. Dia dan temannya yang memiliki wujud Kijimuna (makhluk mitologi Jepang berasal dari Okinawa) menghabiskan waktu bersama-sama di kuil khusus Youkai.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s