10 Festival Tradisional Jepang Paling Populer (bagian 1)

Berwisatake ke Jepang adalah dambaan setiap orang. Kamu bisa berwisata ke Jepang dengan budget pas-pasan dan  bisa berinteraksi langsung dengan orang-orang lokal disana sekaligus belajar kebudayaan mereka. Salah satu cara untuk bisa belajar dan melihat langsung kearifan lokal disana adalah dengan berkunjung ke festival-festival tradisional Jepang.

Di Jepang ada sekitar lebih dari 300,000 festival (matsuri) yang memiliki kearifan lokal tersendiri dari satu area ke area lainnya. Festival tradisional di Jepang didukung oleh kuil lokal yang diatur oleh warga setempat. Orang-orang memakai kostum tradisional dan membawa Mikoshi. Mikoshi adalah kuil kecil yang bisa diangkat dan diarak ke jalan untuk memberkati kota dan orang-orang di wilayah area festival diselenggarakan.

Sebagai pengetahuan mengenai festival tradisional di Jepang, berikut ini 10 festival tradisional di Jepang (Matsuri) paling populer (artikel bagian1) .

1. Hakata Dontaku Matsuri (Fukuoka)

Hakata Dontaku Matsuri diselenggarakan setiap tanggal 3 dan 4 dibulan Mei di Perfektur Fukuoka. Orang-orang akan menari dan mengadakan arak-arak keliling jalan dengan membawa kayu “shamoji” (kayu yang biasa digunakan untuk menyendok nasi). Festival ini disebut juga Festival Pelabuhan Hakata Dontaku karena di Perfektur Fukuoka banyak event yang diselenggarakan disekitar Pelabuhan Hakata.

Orang-orang menggunakan kostum unik selama parade berlangsung. Mereka menepuk shamoji dan menari di atas panggung dengan gaya yang berbeda beda. Shamoji digunakan untuk menyendok nasi yang merepresentasikan seorang wanita yang sibuk menyiapkan hidangan untuk dipersembahkan kepada warga sekitar. Matsuri unik ini juga menampilkan dekorasi-dekorasi kendaraan yang diberi nama hana jidousha untuk tujuan menghibur pengunjung.  Festival ini diselenggarakan pada saat golden week yaitu dari akhir April sampai awal Mei. Pengunjung Festival Hakata Dontaku tiap tahunnya mencapai lebih dari dua juta orang.

2. Kochi Yosakoi Matsuri (Kochi)

Festival Kochi Yosakoi sudah diadakan sejak tahun 1954 setelah orang-orang lokal disana menciptakan tarian yang diberi nama Yosakoi Naruko. Tarian tersebut didasarkan pada cerita rakyat bernama Yosakoi Bushi. Orang-orang menari dengan gembira, diiringi musik sambil menepuk nepuk kayu yang diberi nama “Naruko”. Festival ini berlangsung sekitar pertengahan Agustus (sekitar tanggal 9~12) selama 4 hari.

Naruko

Tidak seperti Festival tradisional Jepang lainnya, Tim Yosakoi bebas memilih gerakan tarian untuk ditampilkan pada saat festival berlangsung. Banyak tim Yosakoi menggunakan tarian original seperti Seicho Odori dan lagu Yosakoi-bushi sebagai inspirasi mereka.

 

3. Tanabata Matsuri (Sendai, Miyagi)

Suasana saat festival Tanabata

Tanabata Matsuri / Festival Tanabata diselenggarakan pada tanggal 6 dan 8 Agustus di Kota Sendai, Miyagi, pusat kota Distrik Tohoku. Dekorasi yang unik dan menarik dari bambu dan hiasan origami sasatake disusun di depan Stasiun Sendai dan di kota-kota lain sebagai ajang kontes keindahan. Saat ini, festival Tanabata secara umum diselenggarakan pada event nasional dibulan Juli. Festival Tanabata berlangsung pada bulan Agustus berdasarkan penanggalan kalender lunar, yang digunakan pada zaman Restorasi Meiji tahun 1868. Dalam Festival Tanabata, orang-orang juga membua dan menyusun  origami dengan aneka warna dan juga bentuk sebagai harapan kehidupan yang sehat, makmur, panjang umur, dan kaya raya.

4. Kishiwada Danjiri Matsuri (Kishiwada, Osaka)

Festival Kishiwada Danjiri berlangsung di kawasan kota Kishiwada, Osaka sekitar pertengahan September. Danjiri yaitu kayu yang diayunkan memiliki berat lebih dari 3.000 kilogram. Festival Kishiwada Danjiri adalah salah satu festival di Jepang yang bisa disebut menakutkan. Pada saat festival ini berlangsung, orang-orang mendorong kayu besar dan mengayunkan kayu itu dengan kecepatan yang bisa membuat orang lain disekitarnya ikut cedera. Pemimpin upacara ritual akan menari-nari diatas kayu yang diayunkan tadi. Pada keesokan harinya, setelah parade dan tarian selesai, para peserta festival Kishiwada Danjiri dibagi menjadi 3 kelompok untuk mengunjungi dan beribadah ke tiga kuil besar yang ada di sekitar area festival.

Ukiran di dalam Museum Kishiwada Danjiri, Osaka

Pengunjung juga bisa berkunjung ke Museum Kishiwada Danjiri yang berlokasi di kota Kishiwada, Osaka. Museum ini sudah dibuka sejak tanggal 1 September 1993. Di Museum ini, pengunjung bisa melihat-lihat prosesi ritual festival Kishiwada Danjiri yang pernah dilaksanakan dari tahun ke tahun.

5. Nebuta Matsuri (Aomori)

Lampion dalam festival Nebuta, Aomori

Festival Nebuta berlangsung pada tanggal 2 sampai 7 Agustus di perfektur Aomori. Dalam festival ini, ada pertunjukan lampion dan seni membuat figur raksasa yang dilengkapi dengan persembahan tarian dan juga nyanyian. Festival Nebuta berlangsung pada petang dan berlanjut hingga malam hari.

Tarian dalam festival Nabuta, Aomori

Warga lokal akan membuat lampion raksasa sepanjang tahun denga tinggi kira kira 15 sampai 30 kaki. Lampion dengan ukuran raksasa itu dibuat dari bahan kertas washi tipis dan di desain secara manual dengan menggunakan batang bambu. Lampion yang dibentuk dengan ukuran raksasa itu membentuk figur-figur historikal seperti aktor kabuki dan makhluk mitologi. Lampion-lampion yang sudah dibentuk akan ditampilkan pada malam hari sebagai pertunjukan seni lampion yang luar biasa. Tidak hanya melihat keindahan lampion saja, pengunjung juga bisa ikut serta dalam acara taiko, tarian, dan menyanyi sambil meneriaki kata “rassera”. Pengunjung yang memakai pakaian penari tradisional haneto juga bisa ikut serta dalam parade festival ini.

Bersambung ke: 10 Festival Tradisional Jepang Paling Populer (bagian 2)

Sumber

Artikel:

  1. https://www.tsunagujapan.com/10-popular-japanese-festivals/
  2. https://www.jnto.go.jp/eng
  3. http://www.pref.kochi.lg.jp/english/tourism-yosakoi.html
  4. //injapan.gaijinpot.com/play/travel/2012/09/13/kishiwada-danjiri-matsuri/

Gambar

  1. asiatourist.co/wp-content/uploads/2016/06/Hakata-Dontaku-Matsuri.jpg
  2. visitkochijapan.com/things_to_do/images/
  3. thumbnail.image.rakuten.co.jp/@0_mall/yamamomo/cabinet/naruko/naruko027.jpg
  4. 21887-presscdn-pagely.netdna-ssl.com/wp-content/uploads/2012/06/tanabata-90921.jpg
  5. http://www.ar.jal.com/world/en/guidetojapan/detail/img/danjiri/danjiri_01.jpg
  6. injapan.gaijinpot.com/wp-content/uploads/2012/09/5074471169_289b45f63b_b-670×448.jpg
  7. http://farm3.static.flickr.com/2489/3966115060_89f864d…
  8. http://www.japan-guide.com/blog/g/scott_090806_12…
  9. japantoday.scdn2.secure.raxcdn.com/images/size/x420/2016/11/yosa13.jpg

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s