7 Frasa Simpel dalam Bahasa Jepang, Bisa Bikin Kamu Terlihat Jago Bahasa Jepang

Frasa simpel dalam Bahasa Jepang

Jika kamu adalah penggemar anime atau menonton banyak serial drama Jepang, Kamu mungkin berfikir kenapa ada kata-kata tertentu dalam Bahasa Jepang yang diulang-ulang ya? Siapa yang mau tau nih arti dalam frasa tersebut?

Nah, di artikel ini, admin bakalan menjelaskan 7 frasa dalam Bahasa Jepang yang bisa kamu ungkapkan agar kamu kelihatann jago dalam Bahasa Jepang.

1. Hontou (ほんとう)

“Hontou” (Hiragana: ほんとう, Kanji: 本当) dapat kamu katakan untuk mengekspresikan kejadian dan kamu ingin mengkonfirmasi apakah kejadian itu memang benar terjadi, apakah kejadian tersebut sesuai dengan aslinya atau tidak. “Hontou” dalam Bahasa Indonesia berarti benar-benar, sungguh, sangat, serius.

Contoh:

Chika: “Rina san wa Amerika ni ikimasu.” (Rina akan pergi ke Amerika.)

Yuka: “Hontou???” (Benarkah??? Serius???)

2. Mochiron (もちろん)

“Mochiron” (Hiragana: もちろん) adalah kata keterangan yang digunakan apabila kamu yakin dengan perkataan kamu bahwa yang kamu katakan adalah benar. “Mochiron” dalam Bahasa Indonesia artinya “tentu saja” .

Contoh

Rina: “Kyō wa yasumidesuka?” (Apakah kamu libur hari ini?)

Chika: “Mochiron, kyō wa yasumidesu” (Tentu saja, saya libur hari ini.)

3. Nani (なに)

“Nani” (Hiragana: なに, Kanji: 何 ) dalam Bahasa Indonesia memiliki fungsi sebagai indikasi bahwa kamu tidak mendengar atau memahami apa yang dikatakan oleh orang lain. Dalam hal ini, “nani” bisa kamu gunakan dalam situasi yang informal (bukan dalam situasi resmi) dan ketika kamu mengucapkan frasa ini, itu juga tergantung dari nada bicara kamu ya. Kamu bisa gunakan frasa “nani” ini ke teman dekatmu, tapi jangan coba-coba mengucapkan frasa ini ke orang yang lebih tua atau lebih dihormati ya, apalagi dengan nada bicara yang tinggi, bisa-bisa kamu dianggap gak sopan nanti. “Nani” dalam Bahasa Indonesia sama artinya dengan “apa”.

Contoh:

Rina: “Yuka san wa nyūin shitemasu” (Yuka dirawat di rumah sakit)

Chika: “Nani?!” (Apa?!)

4. Yatta (やった)

“Yatta” (Hiragana: やった) dalam Bahasa Indonesia berarti “hore!”. Frasa ini bisa kamu gunakan ketika kamu mendengar kabar gembira dan kamu senang karena mendengar kabar gembira itu. Eits, tapi ingat situasi juga ya, jangan misalnya guru kelas kamu gak datang ke kelas karena mereka ada rapat atau gurumu sakit, kamu malah senang dan berteriak “Yatta!”. Duh, jangan kebiasaan ya. Alih-alih senang, kamu malah bisa dicap gak sopan bahkan bisa saja kamu malah dipanggil guru BK karena hal ini.

Contoh:

Rina: “Yuka san wa Nihongo nōryokushiken ni gōkaku shimashita” (Yuka san lulus ujian kemampuan Bahasa Jepang loh)

Chika: “Yatta” (Hore!)

5. Doushou (どうしよう)

“Doushou” (どうしよう) merupakan frasa yang dapat kamu gunakan jika kamu tidak mengerti apa yang bisa kamu lakukan dan kamu berusaha menemukan solusinya dengan bertanya kepada diri sendiri atau orang lain. Dalam Bahasa Indonesia, “Doushou” bisa berarti “apa yang bisa aku lakukan?”, “mesti bagimana ini?”, “apa yang harus aku lakukan?”.

Contoh:

“Shukudai no shimekiri wa mōsugu desu, doushou…” (Deadline PR/ tugas saya sebentar lagi, mesti bagaimana ini…)

6. Yokatta (よかった)

“Yokatta” (Hiragana: よかった) dalam Bahasa Indonesia bisa berarti ungkapan rasa syukur atau ungkapan yang mengungkapkan kelegaan, misalnya kamu khawatir tentang hasil ujian kamu, apakah kamu lulus atau tidak. Jika ternyata kamu lulus ujian, kamu bisa ucapkan “yokatta” sebagai rasa lega kamu. Dalam kondisi sehari-hari masyarakat Indonesia, bisa jadi ungkapan ini sama maknanya dengan “alhamdulilah”.

Contoh:

“Watashi wa nihongo nōryoku shiken ni gōkaku shimashita, yokatta!” (Saya lulus ujian kemampuan Bahasa Jepang, syukurlah/ alhamdulilah).

7. Bikkurishita (びっくりした)

“Bikkurishita” (Hiragana: びっくりした) merupakan frasa Bahasa Jepang yang bisa kamu gunakan ketika kamu dalam kondisi terkejut atau kaget. Dalam Bahasa Indonesia, “Bikkurishita” bisa berarti kaget, terkejut, atau shock.

Itulah 7 frasa simpel dalam Bahasa Jepang yang bisa kamu gunakan sehari-hari. Ya sebenarnya ini gak perlu kamu hafalin di dalam kepala sih, karena semakin kamu sering nonton anime dan dorama Jepang, semakin tau juga penggunaan frasa diatas. Kamu juga bisa mulai berlatih untuk menggunakan frasa ini dengan lawan bicaramu loh!

Sumber Gambar:

https://thumb.ac-illust.com/